Resume 6 : Uang, Bank dan Penciptaan Uang


Uang
Uang adalah suatu benda dengan satuan hitung tertentu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah dalam wilayah tertentu serta penggunaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Fungsi Uang
1. Fungsi Asli
  • Alat Tukar : sebagai contoh membeli alat tulis kuliah tanpa harus melakukan barter.
  • Alat Satuan Hitung : sebagai contoh harga sebuah televisi 14 inch Rp. 850.000,00 merupakan nilai suatu barang yang dinyatakan dalam uang.
2. Fungsi Turunan
  • Alat penimbun kekayaan : sebagai contoh dengan uang kita dapat membeli peralatan tulis saat ini atau bisa menunda pembelian tersebut untuk bulan depan.
  • Alat pemindah kekayaan : sebagai contoh seseorang yang memiliki rumah di desa, ketika ia ingin pindah ke kota dia dapat menjual rumahnya yang di desa untuk dibelikan rumah di kota.
  • Alat pembayaran yang ditangguhkan : sebagai contoh uang digunakan untuk membayar rekening listrik, tagihan telepon, membayar pajak dan lain-lain.
Jenis Uang
Uang yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis :
  • Uang Kartal : alat bayar yang sah dalam kegiatan transaksi sehari-hari.
  • Uang Giral : uang yang dimiliki dalam bentuk simpanan yang dapat ditarik sesuai kebutuhan.
Nilai Uang
Nilai Uang Dilihat dari Bahan Pembuatannya :
  • Nilai Intrinsik
  • Nilai Nominal
Nilai Uang Dilihat dari Penggunaannya :
  • Nilai Internal
  • Nilai Eksternal
Teori Nilai Uang
  • Teori Uang Statis
  •  Teori Uang Dinamis
Permintaan dan Penawaran Uang
Permintaan uang adalah jumlah uang yang diinginkan oleh seluruh masyarakat untuk mengadakan transaksi pada suatu wilayah dan waktu tertentu. Faktor-faktor permintaan uang adalah :
  • Motif Transaksi
  • Motif Berjaga-jaga
  • Motif Spekulasi
Penawaran uang adalah jumlah uang yang ada dan siap beredar untuk keperluan transaksi bagi masyarakat pada suatu wilayah dan waktu tertentu. Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran adalah :
  • Pendapatan
  • Tingkat suku bunga
  • Selera masyarakat
  • Harga barang
  • Fasilitas kredit
  • Kekayaan masyarakat
Bank
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dengan fungsi menyediakan jasa menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan kredit.
Jenis Bank
  • Bank Sentral : contohnya di Indonesia seperti Bank Indonesia.
  • Bank Umum : contohnya di Indonesia seperti Bank Mandiri.
Penciptaan Uang
Proses memproduksi atau menghasilkan uang baru. Terdapat tiga cara menciptakan uang :
         1.    Dengan cara mencetak mata uang kertas atau uang logam,
         2.    Melalui pengadaan utang dan pinjaman,
         3.    Melalui beragam kebijakan pemerintah, misalnya seperti pelonggaran kuantitatif.
Kebijakan Moneter
Kebijakan Moneter merupakan upaya mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang diinginkan dengan mengatur jumlah uang yang beredar.
Dua golongan kebijakan moneter :
  1. Kebijakan moneter ekspansif
  2. Kebijakan moneter kontraktif
Dengan mengambil studi kasus tentang penciptaan uang palsu yang terjadi di masyarakat dikarenakan masalah perekonomian masyarakat. Jadi kita sebagai masyarakat yang sangat tidak ingin dirugikan oleh beredarnya uang palsu, kita harus waspada dan mengetahui cara membedakan uang yang asli dengan uang yang palsu.
Keuntungan dari bank dari suku bunga pinjaman adalah untuk membayar biaya tenaga kerja atau untuk menigkatkan produktivitas kerja perusahaannya (karena bank juga merupakan perusahaan).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Resume 5 : Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian Tertutup & Pertumbuhan Ekonomi

Perekonomian tertutup artinya tidak mengenal hubungan luar negeri, sehingga tidak ada kegiatan ekspor-impor dan sektor swasta merupakan satu-satunya produsen barang dan jasa, dan proses produksi dilaksanakan dengan menggunakan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga.
Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran di Indonesia
Inflasi (inflation) adalah gejala yang menunjukkan kenaikan tingkat harga umum yang berlangsung terus menerus. Inflasi dapat mengurangi banyaknya pengangguran.
Didasarkan pada faktor-faktor penyebab inflasi maka ada tiga jenis inflasi yaitu:
1)   Inflasi Tarikan Permintaan (Demand-Pull Inflation).
2)   Inflasi Desakan Biaya (Cost-Push Inflation).
3)   Inflasi karena Pengaruh Impor (Imported Inflation).
Hubungan inflasi dengan pengangguran, Inflasi akan menyebabkan harga-harga menjadi naik, hal ini bisa disebabkan karena tingginya jumlah permintaan akan suatu barang. Dengan meningkatnya jumlah permintaan, maka seorang produsen harus menambah jumlah produksi. Jika suatu usaha ingin meningkatkan produksi dibutuhkan juga tenaga kerja yang lebih untuk membantu dalam peningkatan produksi tersebut. Jadi produsen harus menambah tenaga kerjanya. Oleh karena itu pengangguran dapat berkurang.
Dengan mengambil kasus tentang Mewaspadai Gerbang yang Terbuka, dijelaskan bahwa walaupun sedang terjadi krisis di Eropa tetapi perekonomian di Indonesia terus berkembang.
Maksud dari Gerbang yang Terbuka adalah terbukanya pintu perdagangan ekspor dan impor.
Cara mengatasi Inflasi Impor adalah pemerintah harus memberikan kesadaran kepada masyarakat Indonesia untuk mencintai produk asli Indonesia supaya tingkat barang impor yang masuk ke Indonesia dapat berkurang.
Cara efektif memfasilitasi kegiatan produksi dalam perekonomian tertutup adalah dengan membuka lapangan pekerjaan, pelatihan sumber daya manusia dan memberi kredit untuk dijadikan modal kepada wirausaha mandiri.
Para pengangguran bisa mendapatkan kredit/pinjaman dari Bank karena syarat supaya Bank dapat memberikan kredit/pinjamannya adalah salah satunya dengan memberikan jaminan berupa sertifikat tanah atau yang berharga lainnya. Atau dengan cara lain yaitu mengikuti program dari Bank yang memang bertujuan untuk membantu para pengangguran yang ingin membuka lapangan pekerjaan dengan memiliki syarat tertentu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Resume 4 : Struktur pasar

ada beberapa jenis struktur pasar, diantaranya adalah :


1. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang ditandai dengan banyaknya jumlah pembeli dan banyaknya jumlah penjual.

2. Pasar Persaingan tidak Sempurna terbagi lagi menjadi 2 :
a. pasar monopoli
Pasar monopoli adalah struktur pasar yang ditandai dengan adanya produsen tunggal.

b. Pasar Monopolistik
Pasar monopolistik adalah struktur pasar yang mirip dengan pasar persaingan sempurna, tetapi di pasar monopolistik para produsen menghasilkan atau menjual barang yang berbeda corak serta keunggulan.

c. Pasar Oligopoli
Pasar Oligopoli adalah struktur pasaar yang hanya memiliki jumlah kecil perusahaan memproduksi hampir seluruh output industri dan memiliki keputusan yang saling mempengaruhi.


Kelompok ini membahas studi kasus mengenai koperasi. koperasi di daerah yang sudah berkembang pesat saat ini memang kurang efektif justru tidak berjalan lancar. akan tetapi jika koperasi ini ada di daerah atau pulau - pulau kecil itu sangat efektif dan sangat berguna dan membantu perekonomian masyarakat ditempat tersebut. karena di koperasi tersebut, terdapat banyak barang yang dibutuhkan masyarakat mulai dari bahan pangan,sandang maupun papan. dan di koperasi tersebut tidak hanya menyedeiakan barang - barang tetapi juga masyarakat bisa menabung dan sistem pinjam uang. dan koperasi itu berhasil dijalankan apabila ada rasa kepuasan dari anggotanya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Resume 3 : Perilaku Produsen

Produksi adalah proses menghasilkan barang dan jasa. Orang yang menghasilkan barang dan jasa disebut produsen.
Terdapat dua faktor produksi, yaitu :
1. Faktor produksi alam
2. Faktor produksi turunan


Tahap - tahap produksi :
I.      Survey
II.    Desain
III.  Proses produksi 
IV.  Pemasaran
V.   Perilaku produksi




Perilaku Produsen


1. Bagi Masyarakat
untuk menjalin hubungan kemitraan dalam membangun masyarakat dan lingkungan yang lebih baik


2. Bagi Pemerintah 
Mendapatkan partner untuk menjalankan sebagian tugas pemerintah dalam mewjudkan tatanan masyarakat




Kegiatan Produksi


1. Perencanaan dibagi 5 : - Faktual (realistis)


• Logis (Rasional)
• Fleksibel
• Komitmen




2. Pengorganisasian
3. Pengarah 
4. Pengendalian




studi kasus yang dibahas dalam kelompok ini adalah tentang rencana pemerintah kota depok untuk mengurangi konsumsi sehari tanpa makan nasi. sebebarnya rencana yang dilakukan pemerintah itu baik - baik saja. tetapi nyatanya tidak dapat direalisasikan karena tidak efektif itu disebabkan hampir semua orang - orang di indonesia sudah terbiasa bahkan sudah menjadi menu pokok sehari - hari. dan manusianya oun sendiri saat ini masih kurang sadar akan pola makan yang tidak sehat,karena nasi mempunyai sumber karbohidrat yang mengandung gula sangat tinggi. apabila terus menerus dikonsumsi akan menimbulkan penyakit di kemudian hari

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ketika Kamu Percaya (When you believe)

Setiap malam aku berdoa
Seperti tidak ada bukti yang dapat mendengar
Dan hatiku penuh dengan lagu harapan 

Aku hampir tidak mengerti

Sekarang aku tidak takut
Meskipun aku tahu ada banyak yang takut
Aku bergerak dan berpindah dari pegunungan panjang
Sebelum aku tahu bahwa aku bisa



Ya, bisa ada keajaiban
Ketika aku percaya
Meskipun harapan lemah itu sulit untuk dibunuh

Siapa yang tahu apa mujizat itu?
Aku dapat mencapainya
Ketika aku percaya
Entah bagaimana caranya agar kamu merasakannya
Kamu akan tahu ketika kamu percaya


Saat dalam ketakutan
Ketika doa sering terbukti sia-sia
Harapan tampaknya seperti burung-burung musim panas
Terlalu cepat terbang jauh

Dan sekarang aku berdiri di sini
Hatiku begitu penuh, aku tidak bisa menjelaskan
Mencoba percaya dan berkata kata
Aku tidak pernah berpikir aku akan mengatakan



Semua tidak selalu terjadi ketika kamu bertanya
Dan mudah untuk menyerah pada rasa takut kamu
Namun, bila aku dibutakan oleh rasa sakitku
Tidak bisa melihat jalan yang aman melalui hujan
Pemikiran suara masih tangguh
Kata cinta sangat dekat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My sweet lullaby

Pernahkah kamu mendengar tentang sebuah dongeng?
di akhir malam musim dingin dalam setahun
tanah perrtama diberikan kepada dunia dan sekarang

 
Pernahkah kamu menerima pesan darinya?
bahwa dia menulis di dinding
dengan kata-kata keberuntungan dan bintang
dan kamu tahu, itu semua hanya terletak
  sementara

Untuk menunjukkan aku kehilangan
kata-kata itu keluar dari bibir kamu 

kamu mengutuk, kamu hadiahku
aku menghapus semua air matamu di sisi bukit
ketika kamu merasakan semua ketakutan


Tolong katakan padaku semua 
kamu alibi dan kamu pergi
penderitaan ini datang dua kali
mimpi indah malaikat saat kamu menyanyikan sebuah lagu
aku pun memimpikanmu malam ini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Resume 2 : Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah suatu proses atau tingkah laku dari konsumen ketika sedang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian suatu produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Sedangkan konsumen adalah seseorang yang menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya.


Ada 2 jenis wujud konsumen, yaitu :
1. Personal consumer ialah konsumen yang membeli dan menggunakan barang atau jasa haynya untuk kepentingannya sendiri.
2. Organizational consumer ialah konsumen yang membeli dan menggunakan barang atau jasa untuk kepentingan organisasi tersebut.


Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, yaitu :
1. Faktor Sosial :
   a. Group
       Group ialaha sikap atau perilaku seseorang yang dipengaruhi oleh kelompok (group) tersebut.
   b. Family influence
       Pengaruh keluarga memiliki pengaruh yang besar dalam perilaku pembelian kebutuhan dan keinginan mereka.
   c. Roles and status
      Seseorang yang memiliki beberapa kelompok seperti keluarga, organisasi dan sebagainya yang disetiap peran membawa sebuah status yang mereflesikan penghargaan umum dari masyarakat.


2. Faktor Personal
   a. Economic situation (situasi ekonomi)
      Suatu keadaan ekonomi seseorang yang akan mempengaruhi dalam pemilihan produk.
   b. Lifestyle (gaya hidup)
       Pola hidup seseorang yang diekspresikan dalam aktivitas, ketertarikan dan opini orang tersebut.
   c. Personality and self concept (kepribadiaan dan konsep diri)
       Personality ialah karakteristik unik dari psikologi yang dapat memimpin dalam kestabilan dan respon secara terus menerus terhadap lingkungannya.
   d. Age and life cycle stage (umur dan siklus hidup)
       Orang-orang yang merubah barang atau jasa yang dibeli seiring dengan siklus kehidupannya, mungkin perbedaan umur orang-orang tersebut.
   e. Occupation (pekerjaan)
       Pekerjaan seseorang mempengaruhi dalam pembeliaan barang atau jasa.


3. Faktor Psikologi
   a. Motivasi
      Kebutuhan mendesak akan mengarahkan seseorang untuk mencari kepuasan dari kebutuhannya itu.
   b. Persepsi
      Persepsi ialah suatu proses dalam memilih, mengorganisasi dan menerjemahkan informasi untuk membentuk sebuah gambaran yang berarti dari dunia.
   c. Pembelajaran
      Pembelajaran ialah suatu proses yang selalu berkembang dan berubah sebagai hasil informasi terbaru yang diterimanya atau dari pengalaman sesungguhnya.
   d. Beliefs and attitude
      Beliefs ialah pemikirab deskriptif seseorang yang mempercayai sesuatu.


4. Faktor Kebudayaan
   a. Subkultural
      Sekelompok orang yang berbagi sistem nilai berdasarkan pengalaman hidup mereka.
   b. Kelas sosial
      Pengelompokkan individu berdasarkan kesamaan nilai, minat dan perilaku.


Pendekatan perilaku konsumen terbagi dua, yaitu:
1. Teori Kardinal ( Cardinal Theory)
Teori Kardinal menyatakan bahwa kegunaan dapat dihitung secara nominal,sebagaimana kita menghitung berat dengan gram atau kilogram,panjang dengan centimeter atau meter.  
2. Teori Ordinal ( Ordinal Theory )
   a. Kurva Indiferensi ( Indiference Curve )
Menurut Teori Ordinal, kegunaan tidak dapat dihitung tetapi hanya dapat dibandingkan, sebagaimana kita menilai kepandaian atau kecantikan seseorang. Untuk menjelaskan pendapat ini, Teori Ordinal menggunakan kurva indiferensi (indiferensi curve). Kurva indiferensi adalah kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi konsumsi dua macam barang yang memberika tingkat kepuasan yang sama bagi seorang konsumen. Dengan contohnya, handphone memiliki kegunaan yang sama yaitu sebagai alat komunikasi, tetapi jenis handphone terbagi 2 yaitu GSM dan CDMA. Karena itu banyak orang yang memiliki dua handphone sekaligus untuk memenuhi rasa kepuasaannya tersendiri dan kebutuhan mereka.

   b. Kurva Garis Anggaran ( Budget Line Curve )
Garis Anggaran (budget line) adalah kurva yang menunjukkan kombinasi konsumsi dua macam barang yang membutuhkan biaya (anggaran) yang sama besar. 

   c. Perubahan Harga Barang dan Pendapatan
Perubahan harga dan pendapatan akan mempengaruhi daya beli, diukur dari besar luas bidang segi tiga yang dibatasi kurva garis anggaran. Bila luas bidang segitiga makin luas,maka daya beli meningkat,begitu juga sebaliknya. 

Perilaku Konsumen Indonesia adalah sebagai berikut :
Menurut Handi Irawan perilaku konsumen Indonesia dikategorikan menjadi sepuluh, yaitu:
1. Berpikir jangka pendek (short term perspective), sebagian besar konsumen Indonesia hanya berpikir jangka pendek dan sulit untuk diajak berpikir jangka panjang, salah satu cirinya adalah dengan mencari yang serba instant.
2. Tidak terencana (dominated by unplanned behavior), yaitu membeli produk yang kelihatannya menarik (tanpa perencanaan sebelumnya).
3 Suka berkumpul.  Salah satu indikator terkini adalah situs social networking seperti Facebook dan Twitter sangat diminati dan digunakan secara luas di Indonesia.
4. Gagap teknologi (not adaptive to high technology). Sebagian besar konsumen Indonesia tidak begitu menguasai teknologi tinggi. Hanya sebatas pengguna biasa dan hanya menggunakan fitur yang umum digunakan kebanyakan pengguna lain (tidak mau ketinggalan jaman).
5. Berorientasi pada konteks (context, not content oriented). Konsumen kita cenderung menilai dan memilih sesuatu dari tampilan luarnya. 
6. Suka buatan Luar Negeri (receptive to COO effect), sebagian konsumen Indonesia juga lebih menyukai produk luar negeri daripada produk dalam negeri, karena biasanya kualitasnya juga lebih bagus dibanding produk di Indonesia
7. Beragama(religious). Konsumen Indonesia sangat peduli terhadap isu agama. Inilah salah satu karakter khas konsumen Indonesia yang percaya pada ajaran agamanya. Konsumen akan lebih percaya jika perkataan itu dikemukakan oleh seorang tokoh agama, ulama atau pendeta. Konsumen juga suka dengan produk yang membawa simbol-simbol agama.
8. Gengsi (putting prestige as important motive). Konsumen Indonesia  memiliki gengsi yang sangat tinggi. Banyak yang ingin cepat naik “status” walau belum waktunya. Saking pentingnya urusan gengsi ini, mobil-mobil mewah pun tetap laris terjual di negeri kita pada saat krisis ekonomi sekalipun. 
Konsumen Indonesia suka bersosialisasi sehingga mendorong orang untuk pamer. Budaya feodal yang masih melekat sehingga menciptakan kelas-kelas sosial dan akhirnya terjadi “pemberontakan” untuk cepat naik kelas. Masyarakat kita mengukur kesuksesan dengn materi dan jabatan sehingga mendorong untuk saling pamer.
9. Budaya lokal (strong in subculture). Sekalipun konsumen Indonesia gengsi dan menyukai produk luar negeri, namun unsur fanatisme kedaerahan-nya ternyata cukup tinggi. 
10. Kurang peduli lingkungan (low consciousness towards environment). Salah satu karakter konsumen Indonesia yang unik adalah kekurangpedulian mereka terhadap isu lingkungan. 

Kesimpulannya ialah dinegara indonesia lebih sering membeli suatu produk hanya karena tidak ingin terlihat ketinggalan jaman atau gengsi atau ingin pamer terhadap sekitarnya, bukan melihat dari segi kegunaan dan kondisi ekonomi yang mereka hadapi. Karena pergaulan atau orang-orang dik=sekitarynya pun memiliki pengaruh yang sangat besar bagi perilaku pembelian.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS