Proposal PI


BAB I
PENDAHULUAN

A.    A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat telah mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia. Kecepatan memperoleh informasi juga menjadi salah satu ciri dari situasi ini. Tidak hanya kemudahan dalam memperoleh informasi, tapi juga harga atau modal yang mahal yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan informasi tersebut.                                                                                                         
Perpustakaan sebagai salah satu sumber informasi akan sangat bermanfaat jika ternyata mampu menyediakan berbagai pesan yang dibutuhkan oleh user(pengguna). Penyediaan informasi yang lengkap melalui perpustakaan akan sangat membantu. Selain itu user pun dapat memanfaatkan perpustakaan terutama untuk memperoleh sumber-sumber pengetahuan baru yang sangat berguna bagi peningkatan kemampuannya. Sumber daya elektronik yang tersedia melalui internet menjadi sasaran pertama bagi para pencari informasi.                                                                       
Perpustakaan yang berada di setiap sekolah, kampus dan tersebar di berbagai tempat merupakan asset yang sangat penting. Hanya kondisi perpustakaan yang ada saat ini masih bersifat konvensional. Tanpa kehadiran (user) pengguna di perpustakaan, informasi dari bahan pustaka tidak dapat diperoleh pengguna. Artinya pengelolaan dan pelayanan perpustakaan masih bersifat manual. Dengan perkembangan teknologi informasi yang terjadi dewasa ini, perpustakaan dapat diubah dalam segi penyediaan informasi, pengelolaan serta pelayanannya melalui perangkat elektronis yaitu computer. Hal inilah yang mendasari penulis untuk membuat sebuah we E-Library Online.
 
A.    B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan permasalah di atas, peneliti mengidentifikasikan masalah untuk penelitian ini sebagai berikut :                                           
  1. Keterbatasan dalam mengakses perpustakaan karena mengharuskan untuk datang ke perpustakaan.
  2. Kondisi perpustakaan yang ada saat ini masih bersifat konvensional. Tanpa kehadiran (user) pengguna di perpustakaan, informasi dari bahan pustaka tidak dapat diperoleh pengguna.
  3. Sulitnya mencari bacaan referensi secara cepat serta menghilangkan hambatan waktu, jarak dan ruang atau tempat.

A.    C. Perumusan Masalah
                 Peneliti merumuskan masalah penelitian ini sebagai berikut :
  1. Bagaimana cara mengetahui tersedianya suatu buku / pustaka dalam sebuah perpustakaan menggunakan e-library ?
  2. Bagaimana cara mendapatkan informasi – informasi seputar perpustakaan, seperti, cara peminjaman buku, menjadi anggota, pengembalian buku, peraturan – peraturan yang berlaku di perpustakaan melalui e-library ?
  3. Bagaimana membaca beberapa referensi dari buku dalam bentuk online books secara gratis, serta menghilangkan hambatan waktu, jarak dan ruang atau tempat ?

A.    D. Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ini adalah membuat sebuah website e-library online yang sederhana dan mudah dipahami dapat digunakan sebagai sarana informasi yang memberikan kemudahan kepada pengguna dalam mengetahui informasi buku – buku yang bersangkutan tentang e-library online dan apa saja yang terdapat didalamnya. Mempermudah dalam memanajemen koleksi, menyimpan, pelayanan bantuan penelurusan informasi serta meningkatkan kompetensi manajerial dan kepemimpinan (leadership) berbasis informasi.

A.    E. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kalangan yang membutuhkan sebuah referensi / bacaan untuk menyusun tugas akhir ataupun untuk mencari ilmu yang lebih lengkap. Manfaat penelitian ini dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis.
1.    Manfaat Teoritis
Jika dalam penelitian ini e-library efektif sebagai sarana komunikasi antara (user) pengguna dengan pengelola perpustakaan, maka penelitian ini mendukung perkembangan teknologi yang berhubungan dengan e-library. Penguatan dan dukungan terhadap perkembangan teknologi dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan penelitian lanjutan dan penelitian dalam bidang lainnya.
2.    Manfaat Praktis
a.    Manfaat bagi pengelola perpustakaan
Peneliti berharap penelitian ini dapat memberikan kemudahan bagi pengelola perpustakaan dalam mengelola perpustakaan agar lebih efisien dan efektif yang dapat meningkatkan kemudahan dalam komunikasi ke pada (user) pengguna dalam mencari informasi khususnya dalam mencaritahu ketersediaan sebuah buku / pustaka.
b.      Manfaat bagi (user) pengguna
1)      Kemudahan dalam mencari informasi.
2)      Menghilangkan hambatan waktu, jarak dan ruang atau tempat.
3)      Memberikan layanan yang lebih efisien dan efektif.
c.    Manfaat bagi Peneliti
1)      Mengetahui gambaran perpustakaan yang lebih modern dan proses kemudahan dalam mencari informasi untuk (user) pengguna terhadap perpustakaan.


BAB II
LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
 

A.    A. Landasan Teori
1.      1. Perpustakaan
Perpustakaan atau library berasal dari kata pustaka yang berarti buku. Setelah mendapat awalan per- dan akhiran –an berarti kitab / kumpulan buku – buku yang kemudian disebut koleksi bahan pustaka. Ini berlaku untuk perpustakaan yang masih bersifat tradisional. Sedangkan untuk perpustakaan yang modern koleksi perpustakaan tidak hanya terbatas berbentuk buku, majalah, atau barang tercetak lainnya. Koleksi perpustakaan telah berkembang dalam bentuk terekam dan digital (recorder matter).

1.1.    Fungsi Perpustakaan
Ada 3 jenis fungsi Perpustakaan, yaitu :
1.    Fungsi Edukatif
Sebagai sarana belajar seumur hidup guna menambah ilmu pengetahuan.
2.    Fungsi Normatif
Sebagai sarana yang menyediakan informasi yang diperlukan oleh pembaca.
3.    Fungsi Penelitian
Sebagai sarana untuk mendapatkan buku – buku referensi guna keperluan penelitian.

1.2.    Katalog Perpustakaan
Katalog Perpustakaan adalah sebuah daftar yang berisi tentang keterangan – keterangan yang berhubungan dengan buku yang ada dalam sebuah perpustakaan. Misalnya judul buku, penulis, dan lain – lain. Dimana semua itu bertujuan untuk memudahkan mencari dan menemukan buku yang diinginkan peminjam pada umumnya. Katalog perpustakaan sendiri berupa buku, dimana peminjam harus membuka buku katalog ini terlebih dahulu untuk mencari sebuah buku.

1.3.    Perpustakaan Elektronik
Electronic Library atau perpustakaan elektronik atau juga dikenal dengan perpustakaan maya adalah sebuah system informasi yang terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), pengelolaan, pelayanan serta penyediaan (akses) informasinya dilakukan dengan menggunakan perangkat elektronis yang berupa computer. Jika dalam perpustakaan konvensional, bahan-bahan pustaka tersimpan dalam rak – rak penyimpanan dengan kodifikasi (DDC = Dewey Decimal Classification), tersedia meja/laci katalog untuk penelusuran bahan pustaka, ada bagian sirkulasi, ada ruang baca, dan lain – lain. Dalam perpustakaan elektronik, komponen – komponen tersebut tetap ada dalam pengertian tersedia tetapi tidak hadir dalam bentuk fisik (disebut maya) yang umumnya ada dalam perpustakaan konvensional. Perpustakaan elektronik merupakan provider atau penyedia informasi, transaksi atau layanan informasinya bersifat elektronik, serta menyediakan bahan – bahan pustaka (item) selain dalam bentuk data elektronik juga dalam bentuk yang lain seperti yang umumnya ada dalam perpustakaan konvensional. Perpustakaan elektronik merupakan salah satu alternative dalam menyediakan sumber informasi untuk kegiatan pembelajaran jarak jauh (distance learning), mengingat user atau pengguna perpustakaan berada di tempat yang tidak diketahui keberadaanya. Ini dimungkinkan dengan adanya teknologi internet yang sudah berkembang dengan sangat pesat dewasa ini.
User dalam memperoleh informasi, selain menggunakan saluran elektronis seperti melalui computer dan telepon juga dapat memperolehnya melalui layanan lain seperti melalui jaringan layanan pos atau user juga bisa datang langsung ke tempat dimana sumber informasi tersebut berada.
Dalam perpustakaan konvensional, organisasi perpustakaan biasanya terdiri dari kepala perpustakaan, bagian/divisi pengadaan, bagian pengolahan, bagian sirkulasi, bagian referensi, dan lain – lain. Pada perpustakaan elektronik bagian atau divisi umumnya masih seperti perpustakaan konvensional. Tetapi untuk sebuah perpustakaan elektronik, divisi atau bagian yang minimal harus ada adalah bagian yang mengurus tentang hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak), divisi pengadaan, dan divisi/bagian pelayanan. Yang membedakan kedua perpustakaan itu adalah sifat pekerjaan dari masing-masing bagian/divisi yang ditanganinya. Untuk perpustakaan elektronik sesuai dengan iri dari perpustakaan elektronik itu sendiri yang menyediakan data dan pelayanan elektronik, maka fungsi dari masing – masing bagaianpun tidak akan terlepas dari perangkat elektronik.

2.    Konsep Dasar Internet
2.1. Pengertian Internet
Interconnected Network atau lebih popular dengan sebutan Internet adalah sebuah system komunikasi global yang menghubungkan computer – computer dan jaringan – jaringan computer seluruh dunia. Setiap computer dan jaringan yang terhubung secara langsung – ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone. Computer dan jaringan dengan berbagai platform yang mempunyai perbedaan dan ciri khas masing-masing (Unix, Linux, Windows, Mac, dll) bertkar informasi dengan sebuah protocol standard yang dikenal dengan nama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP tersusun atas 4 (empat) layer (network, access, internet, host-to-host transport, dan application) yang masing-masing memiliki protokolnya sendiri-sendiri.

2.2.   Perkembangan Internet
Pada awalnya internet adalah sebuah objek yang di maksudkan untuk menghubungkan para ilmuwan dan peneliti di Amerika, namn saat ini telah tumbuh menjadi media komunikasi global yang di pakai semua orang di muka bumi. Pertumbuhan ini membawa internet tidak diciptakan pada jaman graphical user interface(GUI) seperti saat ini. Internet di mulai pada masa dimana orang masin menggunakan alat – alat akses yang tidak user friendly yaitu terminal berbasis teks serta perintah – perintah command line yang panjang dan sulit diingat.
Kemudian orang mulai berfikir untuk membuat sesuatu yang lebih baik. Popularitas internet mulai berkembang pesat setelah standard baru yaitu HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) dan HTML (Hyper Text Markup Language) diperkenalkan kepada masyarakat HTTP membuat pengaksesan informasi melalui protocol TCP/IP menjadi lebih mudah sebelumna. HTML memungkinkan orang menyajikan informasi yang secara visual lebih menarik. Permunculan HTTP dan HTML kemudian membuat orang mengenal istilah baru dalam internet itu sendiri WWW (World Wide Web).

2.2.1.      World Wide Web
Pada prinsipnya World Wide Web (singkatnya dapat disebut web) bekerja dengan cara menampilkan file – file HTML yang berasal dari server web pada program client khusus, yaitu browser web. Program browser pada client mengirimkan permintaan kepada server web, yang kemudian akan dikirimkan oleh server dalam bentuk HTML. File HTML berisi instruksi – instruksi yang diperlukan untuk membentuk tampilan. Perintah – perintah HTML ini kemudian diterjemankan oleh browser web sehingga isi onformasinya dapat ditampilkan secara visual kepada para pengguna di layar computer.
Isi halam web itu biasanya terbentuk kecil, dan akan ada program kecil yang akan menjalankannya sewaktu obyek tersebut diaktifkan. Obyek tersebut dinamakan Hyperlink. Pengunjus situs (site) juga bisa mendownload file dan mengirim pesan dan kesan melalui e-mail dengan memanfaatkan link pada halaman web.

2.2.2.      HTTP
Server dan browser web berkomunikasi satu sama lain dengan protocol yang dibuat khusus yaitu HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). HTTP bertugas menangani permintaan – permintaan dari browser untuk mengambil dokumen – dokumen web. HTTP bisa dianggap sebagai system yang bermodel client-server. Browser web sebagai clientnya, mengirimkan permintaan kepada server web untuk mengirimkan dokumen – dokumen web yang dikehendaki pengguna server web lalu memenuhi permintaan ini dan mengirimkannya melalui jaringan kepada browser. Setiap permintaan akan dilayani sebagai suatu koneksi terpisah yang berbeda. Semua dokumen web dikirim sebagai file teks biasa. Sewaktu mengirimkan permintaan kepada server web, browser juga mengirimkan sedikit informasi tentang dirinya, termasuk jenis – jenis file yang bisa dibaca olehnya. Informasi ini lalu digunakan oleh server web untuk menentukan apakah dokumen yang diminta bisa dikirim ke browser atau tidak.

2.2.3.      HTML
HTML (Hyper Text Markup Language) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. HTML dirancang untuk digunakan tanpa tergantung pada suatu platform tertentu. Dokumen HTML adalah suatu dokumen teks biasa, dan disebut sebagai markup language karena mengandung tanda-tanda (tag) tertentu yang digunakan untuk menentukan tampilan suatu teks dan tingkat kepentingan dari teks tersebut dalam suatu dokumen.
Dalam dokumen HTML, terdiri dari 2 kategori elemen utama yaitu elemen – elemen <HEAD>  yang memberikan informasi tentang dokumen dan elemen – elemen <BODY> yang menentukan bagaimana isi suatu dokumen ditampilkan oleh browser. Suatu elemen HTML terdiri dari tag beserta teks yang ada dalam tag – tag tersebut. Tag ini dinyatakan dengan tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih besar (>). Tag biasanya merupakan suatu pasangan yang disebut tag awal dalaman bentuk (nama tag) dan tag akhir alam bentuk </nama tag>.
Tag-tag tersebut antara lain :
1.      Tag <html>                                                                                                   
Tag html adalah tag yang berada pertama kali di dokumen HTML. Tag tersebut terdiri dari dua macam, tag <html> dan tag </html>. Tag <html> diletakan pada awalan dokumen, sedangkan tag </html> berada di akhir dokumen.
2.      Tag <head>                                                                                       
Tag <head> digunakan untuk menyimpan header pada dokumen HTML. Di dalam tag tersebut berisi informasi mengenai sebuah situs, seperti judul, informasi untuk search engine. Selain itu didalamnya juga dapat diletakkan script seperti java script.
3.      Tag <title>                                                                                        
Tag <title> diletakkan di dalam tag <head>. Tag tersebut berisi judul dari sebuah situs. Judul tersebut akan tampak pada title bar pada browser.
4.      Tag <body>                                                                          
Tag <body> adalah tag yang menyimpan tampilan dari sebuah web page yang akan ditampilkan di browser. Di dalam tag tersebut terkandung semua elemen dari sebuah web page, seperti image dan text.
Standar penulisannya :
<html>
   <head>
      <title> judul web </title>
. . . . . isi head …….
   </head>
<body>
………isi body / isi web disini ………
</body>
</html>

2.2.3.      URL
Halaman web identic dengan suatu alamat di internet yang biasa dinamakan URL (Uniform Resource Locators) sebagai penentu nama computer dan jalur yang dapat diakses, yang ditransmisikan dari satu titik ke titik yang lain oleh pemakain http. Halaman web biasanya berisikan informasi berupa teks, gambar/image, grafik, cuplikan film dan suara/lagu.

2.2.4.      Browser
Browser atau sering disebut Web Browser adalah sebuah program aplikasi yang dipergunakan untuk menjelajahi dunia maya internet. Aplikasi ini mempunyai kemampuan menampilkan suatu halaman web yang ditulis dalam bentuk dokumen HTML. Lynx dan Mosaic merupakan dua contoh program aplikasi web browser yang pertama. Lynx adalah web browser yang berbasis teks, kekurangannya kita tidak dapat menampilkan gambar. Namun karena itu pula web browser ini menjadi lebih cepat dan selain itu browser ini tidak membutuhkan windows. Mosaic adalah browser yang berbasis windows. Selain teks, dengan browser ini kita sudah bisa menampilkan gambar. Program ini dibuat oleh NCSA (National Center for Super-computing Aplication). Saat ini perkembangan aplikasi web browser sudah sedemikian pesatnya, apalagi setelah munculnya Netscape milik Netscape corp. dan internet Explorer yang dikembangkan oleh Microsoft menyebabkan popularitas mosac semakin tenggelam. Namun pada computer yang berbasis UNIX Browser Mosaic masih tetap dipakai.

2.2.5.      Homepage
Homepage merupakan halaman pertama dari suatu website yang biasanya berisi tentang apa dan siapa perusahaan / organisasi pemilik website tersebut. Jadi pada dasarnya homepage merupakan sarana dasar untuk memperkenalkan secara singkat tentang apa yang menjadi isi dari keselurahan website dari organisasi, perusahaan atau pribadi.

2.3.   Pengertian Online
Pemrosesan online yang disebut juga pemrosesan transaksi / pemrosesan secara berkesinambungan merupakan suatu metode pengolahan data dimana transaksi yang terjadi berlangsung secara segera dan langusng digunakan untuk memutahirkan file induk.
Pada pemrosesan online, pemasukkan data dilakukan melalui terminal dan langsung diterima oleh computer pusat. Dengan deimikan data yang dilihat adalah data yang terbaru dan terkini tersedia setiap saat karena adanya pemutahiran file induk. Pemrosesan online pada umumnya menggunakan media penyimpanan cakra magnetic sehingga data dengan cepat dan mudah diakses dari masing-masing record (kumpulan dari field – field yang saling terkait dan berisi elemen – elemen data item). Sehingga pemrosesan online lebih tepat digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan informasi terkini setiap saat bila diperlukan.

2.4.   Peranan Individu Dalam Internet
Sebelum pembentukan kerangka kerja internet perlu diperhatikan individu dalam internet yang terbagi dalam 4 peran, yaitu :
1.      User
Adalah orang yang berada dalam lingkungan perusahaan / orang yang mempunyai hak untuk mengakses informasi yang disediakan oleh internet.
2.      Web admin                                                                             
Seorang web administrator bertanggung jawab terhadap ketersediaan infrastruktur teknis. Selain itu seorang web administrator juga harus dapat mengatur manajemen informasi yang akan dipublikasikan antara bagian yang terkait.
3.      Editor
Adalah orang yang bertanggung jawab terhadap informasi yang akan dipublikasikan. Seorang editor harus dapat menentukan informasi yang resmi apa saja yang dibuat untuk aktivitas tertentu dan bertanggung jawab terhadap manajemen proses pembuatan dan perubahannya.
4.      Publisher
Adalah orang yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan informasi serta menentukan informasi mana yang harus dibuat dan dipelihara. Tugas dari publisher adalah untuk menjamin bahwa informasi yang tersedia adalah informasi yang actual serta valid.

B.  Hipotesis
Pada bab ini, penulis akan membahas pengaplikasian Website E-library Online yang akan menampilkan beberapa kemudahan dalam mencari sebuah informasi di antaranya adalah, Katalog, Petunjuk Perpustakaan, Referensi Penulisan Ilmiah.

1.    Katalog
Halaman katalog menampilkan Infromasi Buku Lengkap yang secara mendetail, kemudian di tab sebelahnya terdapat ketersediaan dan lokasi penyimpanan buku

Gambar 2.1 Tampilan Informasi Buku Lengkap

Gambar 2.2 Tampilan Detail Ketersediaan dan Lokasi
 

2.    Petunjuk Perpustakaan
Dari sini kita dapat melihat bahwa tersedianya link-link yang memudahkan user untuk dapat mengakses satu halaman. Dimana isi dari navigasi tersebut adalah Petunjuk Perpustakaan, Keanggotaan, Peminjaman/Pengembalian Buku, Administrasi, Kunjungan Referensi, dan Standar Operasional Prosedur.

Gambar 2.3 Tampilan Menu Navigasi Petunjuk Perpustakaan
Keterangan :
  • Petunjuk Perpustakaan
    Merupakan Pelengkap dari peraturan yang dikeluarkan oleh Pengelola Perpustakaan.

  • Keanggotaan
    Prosedur pendafataran, perpanjangan dan Masa berlaku untuk anggota perpustakaan

  • Perpinjaman/Pengembalian Buku
    Prosedur peminjaman buku, perpanjangan peminjaman, dan pengembalian
    buku
  

  • Administrasi
    Proses administrasi
       
  
 
  • Kunjungan Referensi
    Prosedur kunjungan bagi (user) pengguna

  • Standar Operasional Prosedur
    Mencakup Layanan Pengguna, Pengolahan Bahan Pustaka, Layanan Administrasi Perpustakaan
3.    Referensi Penulisan Ilmiah
Kita dapat melakukan Pencarian Deposit Penulisan Ilmiah untuk Referensi yang bisa kita baca langsung secara gratis.

Gambar 2.3 Tampilan Pencarian Deposti Penulisan Ilmiah


Gambar 2.4 Tampilan Referensi Penulisan Ilmiah Mendetail


BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Di dalam penulisan ini telah di sajikan sebuah situs web interaktif yang ditandai dengan pengunjung dapat berinteraksi dengan halaman – halaman situs web. Dengan memanfaatkan internet sebagai symbol kemajuan teknologi informasi, dapat dibuat sebuah Website E-Library Online yang menyediakan informasi buku melalui internet.
Adapun keuntungan yang di dapat antara lain : 
      -  Dapat memudahkan pengguna dalam mencari informasi bahan pustaka
- Dapat memudahkan pengguna khususnya yang telah menjadi anggota memperoleh informasi bahan pustaka dalam bentuk e-book.
- Menyediakan akses yang cepat dan mudah meskipun melalui jarak jauh dan tanpa harus berkunjung langsung ke perpustakaan.
- Dalam pengelolaan data buku pun, bisa dilakukan dengan cepat oleh lebih dari satu orang administrator dalam satu waktu.
Di samping itu kelemahan dari website ini adalah :
- Masih terdapat beberapa menu yang belum berfungsi

B.       Saran
Website yang penulis pilih ini sudah tergolong web yang bagus, hanya di harapkan pada masa yang akan datang website ini dapat lebih dikembangkan. Pengembangan yang mungkin dapat dilakukan antara lain :
·       Memperbaiki fasilitas login user, karena saat ini masih sulit untuk melakukan login.
·       Animasi Resensi buku terbaru dan informasi terkini masih belum berfungsi
·       Menu koleksi perpustakaan dan kolom contributor masih belum berfungsi

C.      Daftar Pustaka
1.      Anonim, Perpustakaan Perguruan Tinggi, edisi kedua, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, 2002.
2.      Jogiyanto Hartono, Pengenalan Komputer, Andi Offset, Yogyakarta, 1992.
3.      http://library.gunadarma.ac.id/, 5 Januari 2013



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KUTIPAN (Kelompok 12)


Kutipan adalah sebuah kata yang mungkin semua orang belum mengetahui maksudnya apa. Disini saya akan mengulas sedikit mengenai kutipan. Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.
Tujuan:
Dalam tulisan ilmiah, baik berupa artikel, karya tulis, skripsi, tesis, dan disertasi selalu terdapat kutipan. Kutipan adalah pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan. Seorang penulis tidak perlu membuang waktu untuk menyelidiki suatu hal yang sudah dibuktikan kebenarannya oleh penulis lain, penulis cukup mengutip karya orang lain tersebut. Dengan demikian kutipan memiliki fungsi sebagai:
a. landasan teori
b. penguat pendapat penulis
c. penjelasan suatu uraian
d. bahan bukti untuk menunjang pendapat itu
Berdasarkan fungsi di atas seorang penulis harus memperhatikan hal-hal berikut:
1) penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu
2) penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan
3) kutipan dapat terkait dengan penemuan teori
4) jangan terlalu banyak mempergunakan kutipan langsung
5) penulis mempertimbangkan jenis kutipan, kutipan langsung atau kutipan tak langsung
6) perhatikan teknik penulisan kutipan dan kaitannya dengan sumber rujukan
Fungsi Kutipan
Kutipan memiliki fungsi tersendiri. Fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut :
1) Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi.
2) Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
3) Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
4) Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
5) Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
6) Meningkatkan estetika penulisan.
7) Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang  terkait dengan data pustaka.
Ada dua cara dalam mengutip, yaitu langsung dan tidak langsung :
Kutipan langsung adalah kutipan yang dikutip oleh seorang penulis secara literal huruf demi huruf, kata demi kata, atau kalimat demi kalimat dari teks lain dan dimasukkan secara sama persis ke dalam teks yang ditulisnya.
Kutipan tidak langsung adalah suatu kutipan di mana dalam kutipan tersebut seorang penulis mengutip pokok pikiran penulis lain, tapi si penulis tersebut memasukkan pemikiran penulis lain itu ke dalam tulisannya dengan menggunakan kata-kata sendiri, dan bukannya mengutip secara literal, agar pemikiran tersebut lebuh mudah ditangkap, dimengerti, dan dipahami oleh segmen pembacanya.
Referensi :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aplikasi Penerapan Sistem Pakar Dalam Beragam Bidang


APLIKASI PENERAPAN SISTEM PAKAR DALAM BERAGAM BIDANG
Sistem Pakar berasal dari dua kata yaitu sistem dan pakar. Sistem adalah beberapa elemen yang di tekankan adalah efektifitas(untuk mencapai suatu tujuan). Pakar adalah seseorang yang ahli pada suatu bidang.
Sistem pakar (expert system) secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Atau dengan kata lain sistem pakar adalah sistem yang didesain dan diimplementasikan dengan bantuan bahasa pemrograman tertentu untuk dapat menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan oleh para ahli. Diharapkan dengan sistem ini, orang awam dapat menyelesaikan masalah tertentu baik ‘sedikit’ rumit ataupun rumit sekalipun ‘tanpa’ bantuan para ahli dalam bidang tersebut. Sedangkan bagi para ahli, sistem ini dapat digunakan sebagai asisten yang berpengalaman.
Banyak sekali definisi lainnya tentang Sistem Pakar diantaranya :
• Sistem Pakar adalah Sistem perangkat lunak komputer yang menggunakan ilmu, fakta, dan teknik berpikir dalam pengambilan keputusan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang biasanya hanya dapat diselesaikan oleh tenaga ahli yang bersangkutan.
• Sistem Pakar adalah suatu perangkat lunak komputer berisi pengetahuan yang disimpan untuk memecahkan suatu permasalahan dalam suatu bidang spesifik dengan cara hampir sama dengan seorang tenaga ahli. Pengetahuan datang dari satu rangkaian percakapan yang lalu di kembangkan dari beberapa tenaga ahli suatu sistem.. Sistem tersebut menerima pengetahuan yang berisi suatu masalah dari seorang pengguna.
• Sistem Pakar adalah suatu perangkat lunak komputer yang dirancang untuk memberikan pemecahan masalah suatu tenaga ahli didalam suatu bidang. Sistem Pakar terdiri atas suatu dasar pengetahuan(informasi, heuristik, dll.), mesin kesimpulan(untuk meneliti dasar pengetahuan), dan alat penghubung (input dan output). Cara yang memimpin ke arah pengembangan Sistem Pakar adalah berbeda dari teknik programan konvensional.
• Sistem pakar ialah sistem yang mewakilkan pengetahuan manusia dalam bentuk program komputer dan menggunakan pengetahuan tersebut dalam penyelesaian masalah; mensimulasikan bagaimana pakar menyelesaikan masalah.
• Sistem Pakar adalah program kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang menggabungkan basis pengetahuan (knowledge base) dengan mesin inferensi. Basis pengetahuan dalam sistem pakar berupa suatu aturan yang diperoleh dari pengalaman atau dari seorang pakar pada bidang keahlian tertentu. Berdasarkan basis pengetahuan yang ada, digunakan mesin inferensi untuk mengenerate solusi terhadap domain permasalahan yang akan dipecahkan.

Perbandingan sistem konvensional dengan sistem pakar sebagai berikut
(Kusumadewi, 2003):
a. Sistem Konvensional
1. Informasi dan pemrosesan umumnya digabung dalam satu program sequential
2. Program tidak pernah salah (kecuali pemrogramnya yang salah)
3. Tidak menjelaskan mengapa input dibutuhkan atau bagaimana hasil diperoleh
4. Data harus lengkap
5. Perubahan pada program merepotkan
6. Sistem bekerja jika sudah lengkap.
b. Sistem Pakar
1. Knowledge base terpisah dari mekanisme pemrosesan (inference)
2. Program bisa melakukan kesalahan
3. Penjelasan (explanation) merupakan bagian dari ES
4. Data tidak harus lengkap
5. Perubahan pada rules dapat dilakukan dengan mudah
6. Sistem bekerja secara heuristik dan logik

Suatu sistem dikatakan sistem pakar apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut (Kusumadewi, 2003):
1. Terbatas pada domain keahlian tertentu
2. Dapat memberikan penalaran untuk data-data yang tidak pasti
3. Dapat mengemukakan rangkaian alasan-alasan yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami
4. Berdasarkan pada kaidah atau rule tertentu
5. Dirancang untuk dikembangkan sacara bertahap
6. Keluarannya atau output bersifat anjuran.
Seiring dengan perkembangan zaman, sistem pakar yang banyak dikembangkan dan dievaluasi hasilnya, maka muncullah sub-sub sistem pakar memiliki spesialisasi masing-masing. Walaupun secara garis besar sub-sub tersebut tetap berada pada satu ranah kajian yaitu transformasi kepintaran sang ahli menjadi bahasa pemrograman agar bisa dikenali oleh komputer, namun spesialisasi ini diperlukan terutama dalam kaitannya dengan upaya-upaya pengembangan kedepan.
Adapun sub-sub sistem pakar tersebut bila dirinci antara lain :
- Perencanaan
- Prediksi
- Diagnosis
- Pengajaran
- Interpretasi
- Kontrol
- Simulasi
Pembagian diatas tentu saja mengacu pada standar pengolahan pengetahuan dalam rangka menyajikan saran/rekomendasi kepada pengguna. Hal ini berkaitan erat dengan sistem pendukung keputusan dari segi analisa masalah dan solusinya.

Adapun banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan mengembangkan sistem pakar, antara lain (Kusumadewi, 2003):
1. Masyarakat awam non-pakar dapat memanfaatkan keahlian di dalam bidang tertentu tanpa kesadaran langsung seorang pakar
2. Meningkatkan produktivitas kerja, yaitu bertambahnya efisiensi pekerjaan tertentu serta hasil solusi kerja
3. Penghematan waktu dalam menyelesaikan masalah yang kompleks
4. Memberikan penyederhanaan solusi untuk kasus-kasus yang kompleks dan berulang-ulang
5. Pengetahuan dari seorang pakar dapat dikombinasikan tanpa ada batas waktu
6. Memungkinkan penggabungan berbagai bidang pengetahuan dari berbagai pakar untuk dikombinasikan.

Selain banyak manfaat yang diperoleh, ada juga kelemahan pengembangan sistem pakar, yaitu (Kusumadewi, 2003):
1. Daya kerja dan produktivitas manusia menjadi berkurang karena semuanya dilakukan secara otomatis oleh sistem
2. Pengembangan perangkat lunak sistem pakar lebih sulit dibandingkan dengan perangkat lunak konvensional.

Tujuan pengembangan Sistem Pakar adalah :
1. Mempermudah kerja tenaga ahli
2. Mengganti tenaga ahli
3. Menggabungkan kempampuan tenaga ahli
4. Training tenaga ahli
5. Mengurangi resiko pada pekerjaan yang berbahaya
6. Menyediakan ahli pada bidang pekerjaan “kering”

Komponen dalam Sistem Pakar meliputi :
1. Ahli sebagai sumber pengetahuan
2. Basis pengetahuan
3. Mesin informasi
4. Fasilitas pengetahuan dan justifikasi

Semua Sistem Pakar terdiri dari sebuah alat penghubung (input dan output), suatu database, suatu dasar pengetahuan, dan suatu mekanisme kesimpulan. Lebih dari itu, pengembangan Sistem Pakar pada umumnya berproses melalui beberapa tahap yang mencakup pemilihan masalah, didapatnya pengetahuan, penyajian pengetahuan, programming, evaluasi dan pengujian.
Bagian dari Sistem Pakar yang menarik adalah kemampuan perangkat lunak untuk meninjau ulang suatu konsultasi dan menyediakan suatu penjelasan kepada pemakai bagaimana caranya memperoleh kesimpulan. Fungsi penjelasan yang sangat utama adalah suatu catatan yang menyangkut proses pemikiran yang digunakan oleh tenaga ahli untuk memecahkan masalah itu. Sistem Pakar menyediakan suatu pemahaman yang lebih baik bagaimana kesimpulan dicapai sehingga kepercayaan pemakai akan lebih besar dalam mengambil kesimpulan menggunakan Sistem Pakar. Akumulasi fakta akan diperkenalkan ketika suatu penjelasan diminta. Biasanya penjelasan yang diminta yaitu bagian dari perangkat lunak atau bagian luar dari pengembangan.
Tools perangkat lunak yang dikembangkan memberikan keleluasaan pada perekayasa pengetahuan untuk memasukkan himpunan aturan pada basis pengetahuan, dan diperolehnya suatu solusi berdasarkan basis pengetahuan yang ada. Sehingga Tools Sistem Pakar yang dibuat dalam penelitian ini dapat digunakan untuk memecahkan berbagai macam domain permasalahan.
Mesin informasi di atas merupakan mesin yang dapat berpikir dengan cermat dan tepat untuk pencapaian suatu keputusan yang diambil melalui pengetahuan, yakni komputer. Jadi Sistem Pakar dapat kita definisikan sebagai suatu sistem perangkat lunak yang menggunakan ilmu, fakta dan teknik berpikir dalam pengambilan keputusan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang biasanya hanya dapat diselesaikan oleh tenaga kerja ahli dalam bidang yang bersangkutan. Ahli disini melakukan pemindahan ilmu pengetahuan(akuisisi ilmu pengetahuan) yang dia miliki kepada suatu sistem yang di berada pada sebuah perangkat lunak komputer. Sistem Pakar ini sudah banyak di gunakan untuk membantu manusia dalam bidang manajerial.
Beberapa kategori dari Sistem Pakar adalah :
1. Interpretasi – penganalisisan data untuk menjelaskan suatu data.
Contoh: DENDRAL
2. Diagnosis – proses mendiagnosis sesuatu (pendeteksian penyakit untuk makhluk hidup) berdasarkan data.
Contoh : MYCIN
3. Pemantauan – secara terus menerus menginterpretasi isyarat(signal) dan bertindak jika intervensi diperlukan.
Contoh VM – pemantauan pesakit dengan menggunakan alat pernafasan khas.(common-sense).
4. Ramalan – membuat ramalan masa hadapan berdasarkan model lepas atau sedia ada
Contoh:sistem dalam peramalan saham
5. Perancangan (planning) – satu program tindakan yang dilakukan untuk mencapai keputusan
Contoh: perancangan dalam genetik molekul
6. Reka bentuk – penghasilan spesifikasi untuk membina objek yang memenuhi keperluan tertentu.
Contoh: rekabentuk digital circuit

Contoh Implementasi dari Sistem Pakar :


Aplikasi Sistem Pakar di Bidang Kesehatan
Pengembangan sebuah sistem pakar dapat dilakukan dengan 2 cara. Cara pertama adalah dengan membangun sendiri semua komponen di atas, sedangkan cara kedua adalah dengan memakai semua komponen yang sudah ada, kecuali isi basis pengetahuan. Penggunaan cara kedua disebut sebagai membangun sistem pakar dengan shell.
E2gLite adalah sebuah shell sistem pakar yang dikembangkan oleh Expertise2Go yang berbasis internet dan dilengkapi applet Java. E2gLite memberikan kemudahan dalam hal pembangunan sistem pakar serta pelaksanaan konsultasi oleh pengguna. Basis pengetahuan
berupa file teks yang berisi fakta dan aturan yang dapat dibuat dengan editor teks dan disimpan sebagai file *.kb, sedangkan pengguna cukup menggunakan browser umum yang memiliki fitur Java seperti Netscape Navigator dan Internet Explorer. Jika Internet Explorer yang terinstall tidak mempunyai fitur Java, dapat ditambah dengan menginstall Microsoft Virtual Machine Proxy Server. E2gLite dapat didownload dari http://www.Expertise2go.com secara gratis.
Kelebihan e2gLite terletak pada kemudahan akses dan penggunaannya. Kemudahan akses, karena e2gLite yang berisi applet Java dan basis pengetahuan dapat didownload ke browser pengguna. Kemudahan penggunaan, karena suatu applet Java sangat mudah untuk diikutsertakan didalam sebuah halaman web sebagai objek grafis, dan dapat disisipkan ke
dalam sebuah sel dalam tabel HTML untuk memfasilitasi pengaturan halaman secara fleksibel serta integrasi sistem pakar dengan halaman web yang lain. Namun demikian e2gLite juga memiliki kekurangan, antara lain waktu startup yang lama, sehingga lebih cocok untuk sistem pakar berskala kecil dengan basis pengetahuan yang mengandung kurang dari 100 aturan.
Kekurangan kedua, adalah basis pengetahuan yang berupa file teks dapat dibaca oleh siapapun karena bersifat publik atau dapat diakses oleh siapapun. Dengan demikian desain dari basis pengetahuan sistem pakar yang dibuat tidak dapat dijaga kerahasiaannya. Kekurangan lainnya berhubungan dengan kompatibilitas browser. Microsoft telah mengumumkan pemisahan antara JVM (Java Virtual Machine) dari versi Internet Explorer yang diinstall mulai sistem operasi Windows XP. Hal ini akan menyebabkan semua halaman web yang mengandung applet menjadi gagal untuk diakses, kecuali pengguna secara khusus menginstall JVM.
Terdapat beberapa teknik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar, yaitu Implementasi sistem pakar banyak digunakan untuk kepentingan komersial karena sistem pakar dipandang sebagai cara penyimpanan pengetahuan pakar dalam bidang tertentu ke dalam suatu program, sehingga dapat memberikan keputusan dan melakukan beberapa saran yang dapat diberikan untuk pengembangan penelitian selanjutnya, tampilan dari aplikasi diagnosis penyakit hepatitis ini masih terbatas, sehingga untuk pengembangan selanjutnya tampilan dari usaha untuk merumuskan definisi Teknologi pendidikan secara terorganisasi dimulai sejak tahun 1960. Definisi tersebut telahbeberapa kali diperbaharui, dan tiap kali diberi arah baru bagi bidang tersebut. Hasil analisis bersama ini Perusahaan Penerbangan Pemasaran taktik (merek dagang disingkat AMT) adalah sebuah sistem komputer yang terbuat dari berbagai teknologi cerdas termasuk sistem pakar. Sebuah jaringan saraf feedforward terintegrasi dengan AMT dan dilatih menggunakan Perusahaan HNC, didirikan oleh Robert Hecht-Nielsen, telah mengembangkanbeberapa aplikasi jaringan syaraf. Salah satunya adalah Kredit Scoring sistem yang meningkatkan keuntungan dari model yang ada sampai dengan 27%.

Aplikasi Sistem Pakar di bidang Manajerial
1. Analisis
o Interpretasi
• Analisa pasar untuk komoditi tertentu
• Identifikasi media iklan yang sesuai
• Identifikasi kebutuhan pelatihan
o Diagnostik
• Diagnosa kelesuan perusahaan dan usaha penyembuhan
2. Sintesa
o Penarikan tenaga kerja
o Strategi penentuan harga
o Strategi pengembangan produk
3. Integrasi
o Prediksi perkembangan nilai pada bursa saham efek

Salah satu bagian dari Sistem Pakar adalah kemampuan untuk menjelaskan sebuah pemikiran. Pada saat sistem ini mengingat rantai pemikiran logisnya, seorang pemakai boleh meminta suatu penjelasan dari suatu masalah dan sistem akan meberikan beberapa faktor yang berhubungan dengan masalah yang ditanyakan oleh pengguna itu. Bagian ini meningkatkan kepercayaan para pemakai didalam memecahkan masalah menggunakan Sistem Pakar.

Aplikasi Sistem Pakar Dalam Bidang Farmakologi Dan Terapi
Implementasi sistem pakar dalam bidang farmakologidan terapi sebagai pendukung pengambilan keputusan berbasis web dibuat dengan dasar pemikiran sebagai berikut : farmakologi dan terapi merupakan suatu sistem yang besar dan komplek. Tugas farmakologi dan terapi adalah mencari dasar penggunaan obat secara rasional untuk tindakan medis yang tepat, cepat dan akurat pada saat diperlukan. Dasar penggunaan obat tersebut disesuaikan dengan diagnosis penyakit yang dilakukan secara cermat berdasarkan keluhan-keluhan yang
dirasakan oleh pasien. Implementasi farmakologi dan terapi di lapangan secara konvensional dituangkan dalam buku panduan yang dikeluarkan oleh dokter yang bersangkutan dan dilaksanakan oleh pihak-pihak yang bertanggungjawab terhadap masalah farmakologi dan
terapi. Kenyataannya dengan menggunakan buku panduan terdapat beberapa kelemahan diantaranya :
• Prosedur yang tertulis sangat baku sehingga memasung inovasi dan improvisasi operator.
• Perlu dilakukan revisi secara berkala menyesuaikan kondisi yang ada.
• Kurang komunikatif bagi para operator yang belum berpengalaman.
Kelemahan seperti ini menyebabkan tidak jarang para operator melaksanakan tugasnya hanya didasarkan pada pengetahuannya masing-masing, padahal tidak ada
jaminan mereka memiliki kemampuan yang sama (Prakasa, 1996), khususnya dalam hal farmakologi dan terapi. Oleh karena itu perlu dibuat suatu sistem pengolah informasi yang berkecerdasan untuk membantu tugastugas dokter dalam mendiagnosis suatu penyakit pada saat diperlukan untuk kemudian diambil keputusan penggunaan obat yang sesuai.
Implementasi sistem pakar dalam bidang farmakologi dan terapi sebagai pendukung pengambilan keputusan berbasis web diharapkan dapat digunakan untuk mendukung terciptanya sistem informasi berkecerdasan berbasis komputer dalam bidang kesehatan yang
mendudukkan paramedis non dokter dan mahasiswa kedokteran sebagai dokter pada saat diperlukan dan membantu tugas-tugas dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat.
Secara garis besar sistem pakar dalam bidang farmakologi dan terapi dibuat dengan tuntutan untuk melakukan tugas sebagai berikut : (1). Mengambil datadata hasil pemeriksaan kondisi pasien, (2). Memasukan dan membandingkan data-data tersebut ke dalam kaidahkaidah yang telah dituliskan dalam basis pengetahuan, (3). Mendeskripsikan kondisi pasien berdasarkan kesimpulan yang didapat dari hasil membandingkan seperti yang telah
dilakukan pada tugas (2). Deskripsi kondisi pasien sebagai output sistem pakar dalam bidang farmakologi dan terapi memuat kondisi umum pasien, diagnosis penyakit dan terapi-terapi yang dapat dilakukan, baik dengan obat, herbal maupun suplemen.
Implementasi sistem pakar dalam bidang farmakologi dan terapi sebagai pendukung pengambilan keputusan berbasis web merupakan suatu program yang terdiri dari dua jenis program. Kedua jenis program tersebut adalah program konvensional dan program sistem pakar. Program konvensional digunakan untuk proses iterasi dan untuk mengolah basis data, sedangkan program sistem pakar digunakan dalam proses inferensial dan untuk mengolah basis pengetahuan. Kemudian Implementasi sistem pakar dalam bidang farmakologi dan terapi sebagai Sistem Pakar (Expert System) adalah usaha untuk menirukan seorang pakar. Biasanya Sistem Pakar berupa perangkat lunak pengambil keputusan yang mampu mencapai tingkat performa yang sebanding seorang pakar dalam bidang problem yang Pembuatan Sistem Pakar membutuhkan waktu dan biaya yang banyak. Untuk menghindari kegagalan yang memalukan dan kerugian yang besar, maka dibuatbeberapa pedoman untuk menentukan apakah SistemPakar cocok untuk memecahkan suatu problem.

Aplikasi Sistem Pakar Dalam Bidang Psikologis
Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang psikologi, yaitu untuk sistem pakar menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak. Anak-anak merupakan fase yang paling rentan dan sangat perlu diperhatikan satu demi satu tahapan perkembangannya. Contoh satu bentuk gangguan perkembangan adalah conduct disorder. Conduct disorder adalah satu kelainan perilaku dimana anak sulit membedakan benar salah atau baik dan buruk, sehingga anak merasa tidak bersalah walaupun sudah berbuat kesalahan. Dampaknya akan sangat buruk bagi perkembangan sosial anak tersebut. Oleh karena itu dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu para pakar/psikolog anak untuk menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).
Contoh lain implementasinya adalah tes kepribadian. aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem pakar ini, lebih mudah dan lebih cepat dalam proses pengukuran kepribadian dibandingkan metode terdahulu, sehingga memberikan banyak keuntungan dari segi penghematan waktu, tenaga, dan memudahkan kinerja user (pemakai) dalam mengukur kepribadiannya masing-masing. Selain itu aplikasi tes kepribadian ini dikemas dengan tampilan yang cukup menarik.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui ukuran kepribadiannya, mereka dapat menggunakan aplikasi ini sebagai referensi, dan bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa psikologi, aplikasi ini dapat dijadikan tambahan untuk mendukung studi mereka terutama untuk sub bidang pengukuran kepribadian.
Namun demikian, aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem pakar ini tidak bisa menggantikan seorang ahli karena dia pakar di bidangnya. Aplikasi sistem pakar ini hanyalah alat bantu yang sangat bergantung pada data-data yang di-input oleh seorang programmer sehingga aplikasi sistem pakar ini haruslah selalu dikembangkan.
Tools yang disediakan oleh Visual Basic.NET 2008 sudah sangat mengakomodir dalam proses pembuatan aplikasi ini. Selain itu, Visual Basic.NET 2008 dapat dengan baik melakukan koneksi database ke sql server.


Aplikasi Sistem Pakar di Bidang Sosial Budaya
System pakar sangat erat kaitannya dengan social budaya. Bidang social yang sangat berkaitan dengan system pakar adalah psikologi. Karena ilmu psikologi bisa memanfaatkan system pakar untuk memberikan solusi dari beberapa sifat yang dimiliki oleh seseorang tanpa menggunakan psikolog.
Hal tersebut sangat membantu karena estimasi waktu untuk pemikiran solusi bagi seseorang bisa dilakukan sesingkat mungkin. Ada suatu kasus, seorang anak sangat bergantung pada kehidupan internet. Hal tersebut bukanlah tanpa alasan mengingat bahwa banyak situs yang menampilkan berbagai test EQ maupun IQ.
Selain itu teknologi dunia maya ini memberikan banyak kesempatan kepada individu untuk mengekspresikan diri secara unik. Namun demikian para Psikolog berpendapat, kalau seseorang gagal mengintegrasikan antara diri sejati dengan diri yang diekspresikan secara berbeda di internet, maka hal ini akan sangat berbahaya bagi pertumbuhan pribadi orang tersebut. Mengenai dampak internet sebagai alat explorasi diri, para Psikolog memandang hal tersebut tergantung dari pribadi si penggunanya.
Tentu internet akan bermanfaat jika mampu meningkatkan kehidupan seseorang, dan sebaliknya menjadi penyakit jika membuat kacau kehidupan orang tersebut. Pengaruh buruk akan terjadi jika internet digunakan sebagai sarana untuk mengisolasi diri. Banyak orang tidak sadar bahwa lama-kelamaan ia menutup diri terhadap komunikasi sosial entah karena keasikan ngebrowse atau karena internet dipakai sebagai pelarian dari masalah-masalah yang berhubungan dengan kepribadiannya.
Hal itu dapat terjadi karena ada individu yang menampilkan kepribadian yang berbeda pada saat online dengan offline. Motivasi dibalik itu tentu berbeda antara satu orang dengan yang lain. Permasalahan akan rumit jika alasannya adalah karena individu tersebut tidak puas/*** terhadap dirinya sendiri atau mungkin karena rasa minder, malu, atau merasa tidak pantas), lantas menciptakan dan menampilkan kepribadian yang lain sekali dari dirinya yang asli. Seringkali ia lebih *** pada kepribadian hasil rekayasa yang baru karena tampak ideal baginya. Padahal, menurut para Psikolog, hal ini tidak benar dan tidak sehat.
Melalui system pakar inilah para psikolog bisa membuat suatu aplikasi yang bisa menampung segala sifat yang dimiliki seseorang, kemudian membuat suatu keputusan pemecahan suatu masalah kejiwaan, sehingga bisa mengurangi tingkat pemikiran. Selain itu pasien juga bisa mengetahui langsung keputusan yang muncul tanpa harus didampingi oleh psikolog.
Dari hal tersebut, bisa diambil kesimpulan bahwa kelebihan yang bisa didapat dari hal diatas adalah :
• System pakar bisa memberikan keputusan yang cepat dari masalah-masalah kejiwaan yang dihadapi seseorang tanpa harus didampingi oleh psikolog.
• System pakar bisa membuat pemikiran psikolog lebih ringan karena segala keputusan bisa diperoleh tanpa harus berpikir lebih mendalam.
Kerugian yang bisa terjadi adalah :
• Apabila terjadi kesalahan system bisa berakibat fatal, karena masalah tersebut menyangkut kejiwaan social seseorang.
• Sifat daripada jiwa social seseorang sangat beragam, sehingga keputusan yang dikeluarkan oleh system tidak selalu 100 % benar. Sehingga perlu adanya koreksi dari psikolog itu sendiri.
Decision Support System didalam organisasi
Decision Support System dalam sebuah organisasi digunakan untuk menganalisa sebuah permasalahan yang terjadi dalam organisasi tersebut untuk kemudian dengan decision support system tersebut dicari dan dibuatlah sebuah pemecahan masalah yang terbaik.
Manfaat yang dapat diperoleh dari pengguanaan metode decision support system ini antara lain :
- memperluas pangsa pasar
- memudahkan mendapatkan material dan jasa
- memotong jalur distribusi pemasaran, sehingga produk menjadi lebih murah
- mengurangi biaya pembuatan, pengolahan, distribusi, penyimpanan dan penerimaan informasi dengan mendigitalisasi proses tersebut
- inventori yang lebih rendah dengan fasilitas manajemen rantai persediaan
- membantu beberapa bisnis kecil bersaing dengan perusahaan besar
1. Hubungan Decision Support System dengan E-Commerce dalam kaitannya dengan sistem pakar.
Decision Support System sangat mendukung aktivitas E-Commerce dalam segala hal antara lain sebagai berikut :
a. Beberapa aktivitas E-Commerce membutuhkan pengambilan sebuah pilihan.
Contoh :
• pemenuhan pesanan E-Commerce melibatkan penjadualan dan transportasi barang ke pelanggan, membutuhkan model DSS untuk mengoptimalisasinya.
• Melakukan analisa risiko (untuk memulai bisnis yang berbasis E-Commerce).
• Pemilihan rute transportasi optimal dalam perdaganan B2B
• Pencocokan pembeli dan penjual dapat dilakukan dengan DSS berdasarkan kriteria dan hambatan
b. E-Commerce Memfasilitasi Pendukung Keputusan
• E-Commerce menyediakan transfer informasi yang efisien dan efektif untuk pendukung keputusan
• E-Commerce memperbaiki pengolahan pendukung keputusan
• Pengumpulan dan penyimpanan data yang menggunakan infrastruktur E-Commerce dapat mangatur jadual dan manajemen perusahaan penerbangan.
c. E-Commerce dan DSS Bekerja Bersama-sama
• Banyak dari aktivitas yang membawa perbaikan pada rantai persediaan melibatkan pendekatan kerjasama E-Commerce /DSS.
• E-CommeImplementasi decision support system di perusahaan / industri Salah satu jenis sistem aplikasi yang sangat popular di kalangan manajemen perusahaan adalah Decision Support System atau disingkat DSS. DSS ini merupakan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan. Hal yang perlu ditekankan di sini adalah bahwa keberadaan DSS bukan untuk menggantikan tugas-tugas manajer, tetapi untuk menjadi sarana penunjang (tools) bagi mereka. DSS sebenarnya merupakan implementasi teori-teori pengambilan keputusan yang telah diperkenalkan oleh ilmu-ilmu seperti operation research dan management science. Hanya bedanya adalah bahwa jika dahulu untuk mencari penyelesaian masalah yang dihadapi harus dilakukan perhitungan iterasi secara manual (biasanya untuk mencari nilai minimum, maksimum, atau optimum), saat ini komputer PC telah menawarkan kemampuannya untuk menyelesaikan persoalan yang sama dalam waktu relatif singkat.
Dalam kedua bidang ilmu di atas, dikenal istilah decision modeling, decision theory, dan decision analysis – yang pada hakekatnya adalah merepresentasikan permasalahan manaje-men yang dihadapi setiap hari ke dalam bentuk kuantitatif (misalnya dalam bentuk model matematika).
Contoh-contoh klasik dari persoalan dalam bidang ini adalah linear programming, game’s theory, transportation problem, inventory system, decision tree, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak problem klasik yang kerap dijumpai dalam aktivitas bisnis perusahaan sehari-hari, sebagian dapat dengan mudah disimulasikan dan diselesaikan dengan menggunakan formula atau rumus-rumus sederhana. Tetapi banyak permasalahan yang ada sangat rumit sehingga membutuhkan kecanggihan komputer.

Aplikasi Sistem Pakar dalam Bidang Ekonomi
Sistem pakar bidang Ekonomi di gunakan pengguna untuk menentukan suatu keputusan yang berkaitan dengan investasi , saham atau yang lain. Orang awam yang belum mengerti masalah ekonomi cenderung melakukan prediksi atau intuisi , sehinggan terkadang pemilihan  keputusan yang mereka ambil kurang tepat.Dengan kita menanam kan kecerdasan buatan di dalam system pakar ini , maka tingkat keakurasi an jawaban itu akan semakin baik Sebagaimana ciri-ciri umum sistem pakar, maka di PMS terdapat knowledge base sebagai landasan pijak dalam pengambilan keputusan. Knowledge base ini mengandung dua elemen dasar, yaitu fakta dan aturan. Karena kondisi bursa sebagai tempat studi kasus selalu berkembang berfluktuasi, maka perancangan PMS ini harus memperhatikan keluwesan sistem terhadap perubahan baik kondisi bursa maupun lingkungan yang mempengaruhi bursa.Sistem harus dapat mengikuti kejadian yang berkembang di bursa saham dengan melakukan update untuk memantau perubahan nilai (value) efek atau atribut.

Pengetahuan di dalam Sistem Pakar
Pengetahuan yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah harus dipaparkan sehingga dapat digunakan untuk menuliskan kode ke dalam komputer dan kemudian dapat dilakukan pengambilan keputusan oleh Sistem Pakar. Ada berbagai metoda formal untuk mewakili pengetahuan dan pada umumnya karakteristik dari suatu masalah tertentu akan menentukan teknik penyajian yang sesuai mempekerjakan.
Dasar pengetahuan salah satunya didapatkan dari aturan produksi perusahaan. Aturan ini terdiri dari suatu pendapat atau kondisi yang diikuti oleh suatu kesimpulan atau tindakan(contoh : IF kondisi THEN tindakan). Aturan produksi mengijinkan hubungan dasar pengetahuan untuk dipecahkan ke dalam unit yang dapat dikendalikan. Suatu dasar pengetahuan yang terdiri dari ratusan atau beribu-ribu aturan dapat menyebabkan suatu masalah dengan organisasi dan manajemen aturan itu. Pengaturan visualisasi dan aturan saling behubungan, mereka dapat dipenuhi sampai jaringan ketergantungan.
Sepanjang konsultasi aturan dasar, dikemukakan kondisi-kondisi yang dapat memuaskan pemakai. Operasi ini dilakukan oleh mesin pengambil kesimpulan. Suatu ketika semua kondisi-kondisi ( yaitu. IF bagian-bagian dari aturan) dari suatu aturan sesuai, aturan dieksekusi dan kesimpulan yang sesuai ditarik. Berdasarkan Atas kesimpulan dan fakta yang diperoleh selama konsultasi, mekanisme kesimpulan menentukan pertanyaan yang (mana) akan ditanyakan dan di pesan apa yang ditampilkan. Ada berbagai metoda inferencing tersedia untuk melaksanakan tugas pencarian, menyesuaikan, dan eksekusi. Suatu karakteristik Sistem Pakar yang berbeda dari perangkat lunak konvensional adalah kemampuan mereka untuk memperbaiki kekurangan atau kesalahan data.
Dalam sepuluh tahun terakhir, perangkat lunak komputer berbasis kecerdasan buatan yang disebut Sistem Pakar sudah menerima banyak perhatian. Karena perangkat lunak ini sudah banyak di gunakan untuk memecahkan permasalahan yang berhubungan didalam suatu bidang. Contohnya meliputi sistem komputer disain, perbaikan lokomotif, dan cloning gen.
Pada jaman sekarang ini perangkat lunak komputer yang paling sering digunakan adalah suatu Sistem Pakar yang memiliki friendly user interface. Interface ini tidak membuat kerja sistem itu menjadi lambat, tetapi dapat memungkinkan user yang tidak memiliki pengalaman untuk mengetahui permasalahan, pemecahan dan dapat menarik kesimpulan dari sistem itu.
Dalam kaitannya dengan proses pengambilan keputusan, beberapa manfaat yang dapat diberikan oleh sistem pakar kepada manajer perusahaan antara lain :
• Solusi
Aternatif solusi yang dihasilkan melalui sistem pakar umumnya lebih banyak, lebih beralasan dengan beberapa pertimbangan teknis, penyajiannya lebih sistematis dan terkadang dilengkapi fitur-fitur tambahan seperti grafik, diagram dan alat-alat penunjang lainnya sehingga lebih merepresentasikan keadaan sebenarnya. Hal ini sangat diperlukan oleh seorang manajer mengingat keputusan yang diambil berbasis multi-kriteria.
• Logika
Penerapan logika pada kode-kode program dimungkinkan dalam tingkatan yang cukup rumit sekalipun. Hal serupa apabila dibebankan kepada manusia, maka akan membutuhkan waktu yang lama dengan kemungkinan kesalahan analisa dan faktor-faktor kelemahan manusiawi lainnya yang cenderung tinggi. Sistem pakar memberikan hasil dalam waktu yang cepat melalui penalaran yang terstruktur.
• Waktu
Cepatnya hasil analisa dikeluarkan oleh suatu aplikasi sistem cerdas membuat para pengambil keputusan memiliki waktu yang banyak untuk mengevaluasi hasil keluaran sistem tersebut. Hal ini tentunya cukup membantu mempercepat kerja manajer khusunya dan perusahaan umumnya.
• Konsisten.
Keputusan yang dihasilkan akan lebih konsisten dan terarah, mengingat bahwa algoritma yang digunakan dalam pengeksekusian data adalah tetap dan konsisten. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan bahwa, secanggih apapun suatu sistem atau sebesar apapun basis pengetahuan yang dimiliki, tentu saja ada kelemahannya sebagai konsekuensi logis kelemahan manusia sebagai penyusun elemen-elemennya.
Bahwa sistem tidak memlliki inisiatif untuk melakukan suatu tindakan diluar dari apa yang telah diprogramkan untuknya, kemungkinan terjadi kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja(bugs), ketidak-mampuan sistem mengotomasi semua proses atau sekedar mengindera proses tertentu memang menjadi kendala sekaligus tantangan bagi para pengembang IT kedepan.
Sering juga keputusan final yang diambil oleh seorang manajer justru tidak sesuai dengan apa yang telah disarankan oleh sistem dengan memperhatikan berbagai analisa dan pertimbangan dari banyak fihak. Hal tersebut di atas sangat mungkin terjadi di dunia nyata, ketika penerapan aplikasi dirasa tidak begitu mendukung produktivitas atau apa yang populer dikenal sebagai produktivity paradox, yaitu suatu kondisi dimana penerapan teknologi yang menghabiskan biaya besar justru tidak bisa mencapai target yang diinginkan dan bahkan pada beberapa kasus, fihak perusahaan memutuskan untuk menghentikan pengembangan proyek IT tersebut setelah setengah berjalan dengan alasan-alasan tertentu dan terpaksa harus menelan ludah pahit kerugian.
Permasalahan di atas sesungguhnya telah lama menghantui fihak perusahaan terutama dalam konteks investasi pada dunia IT sebagai salah satu faktor penentu keputusan. Karena ada banyak hal yang bisa mempengaruhi diambilnya suatu kebijakan dan proses-proses lain yang menyertainya. Namun IT pada banyak kasus memang menjadi kambing hitam, kelinci percobaan atau sekedar sapi perah. Asumsi salah seperti ini tampaknya perlu dibenahi dalam rangka pemberdayaan sumberdaya produktif perusahaan.

Membuat Sistem Pakar lebih mudah digunakan
Ya atau tidaknya sebuah Sistem Pakar mencapai sukses mungkin ditentukan oleh sifat alami alat penghubung pemakainya. Ini adalah bagian dari Sistem Pakar yang saling berhubungan dengan pemakai. Bahkan Sistem Pakar yang paling kuat tidak akan diterapkan jika sistem itu memerlukan terlalu banyak usaha pada pihak pemakai. Oleh sebab itu, penting untuk membuat komputer semudah mungkin untuk dipakai oleh pemakai ketika beroperasi. Hampir semua perangkat lunak pengembangan modern menawarkan kapasitas yang saling berhubungan antara sistem grafik dan teks.

Referensi :

  
MATERI         : APLIKASI PENERAPAN SISTEM PAKAR DALAM BERAGAM BIDANG
KELAS           : 3KA08

Nama Anggota Kelompok :
Bangun Adi Putra P (11110324)
Dittas Nur Azizah Putri (12110109)
Sonya Novelisa S (16110658)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

PEMANFAATAN APLIKASI GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA

     Grafik dan Citra memiliki arti yang sama, yaitu "gambar". Tetapi arti gambar bila didefinisikan masing-masing memiliki perbedaan.
Grafik Komputer adalah salah satu cabang disiplin ilmu informatika yang mempelajari
pembuatan gambar dengan menggunakan komputer. Ilmu yang sangat cepat berkembang pada saat ini. Perkembangan ini didukung oleh munculnya prosesor-proseor komputer yang cepat dan kartu grafik yang semakin canggih dan hebat.
Pengolahan citra dapat didefinisikan mengolah sebuah citra lama sehingga menjadi citra baru.
     Perbedaan antara grafik komputer dengan pengolahan citra adalah dalam pengolahan citra, gambar input kedalam proses pengolahan citra sudah tersedia, sedangkan pada grafik komputer dilakukan proses untuk menciptakan gambar dari awal.

     
     Manfaat Grafik Komputer dalam kehidupan sehari-hari :
1.  Bidang hiburan.  Seperti pada film, grafik komputer menghasilkan efek animasi yang baik.
2. Bidang perancangan. Dikenal adanya software desain grafis seperti auto cad, 3D MAX semuanya akan berlangsung secara mudah dan lebih spesifik dalam perancangan yang akan dibuat. Memperkecil tingkat kesalahan sehingga akan menghasilkan suatu model yang sama seperti aslinya.
3.  Bidang pendidikan.  Grafik komputer pada pendidikan digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata, dapat melalui power point ataupun software lainnya.

     Manfaat Pengolahan Citra :
1. Bidang kesehatan, digunakan untuk rontgen tubuh manusia yang berfungsi untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan di tubuh.
2. Bidang visual, bisa digunakan untuk pemotretan lewat satelit, GPS, foto kamera dan lain-lain.
3. Bidang hiburan, Gambar gambar kartun, yang dibuat bisa bergerak.

Sumber :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Daftar Pustaka (KELOMPOK 12)

DAFTAR PUSTAKA

      Daftar Pustaka atau bibliografi adalah suatu daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya yang berhubungan dengan karangan yang sedang disusun.  Bagi orang awam (pemula), bibliografi mungkin tidak penting. Tetapi bagi seorang penulis profesional, seorang calon sarjana/sarjana, dan seorang cendekiawan lainnya, daftar pustaka merupakan suatu hal yang sangat penting.
     Seorang penulis yang jujur harus menuliskan darimana sumber bacaan yang pernah digunakan untuk penulisan bukunya tersebut.  Karena penulis itu harus mengakui bahwa tulisannya merupakan kompilasi beraneka ragam informasi dan pengetahuan dari membaca hasil karya orang lain.

     Fungsi Daftar Pustaka :
1. Untuk mendeskripsikan hal yang penting tentang buku secara keseluruhan
2. Sebagai pelengkap dan sebuah catatan kaki 
3. Untuk memandu melihat kembali sumber aslinya
4. Untuk melihat kebenaran bahan yang dikutip

     Unsur-unsur Daftar Pustaka :
1. Nama pengarang yang dikutip secara lengkap
2. Judul buku, termasuk judul tambahannya
3. Judul buku ditulis dengan jenis huruf italic
4. Data publikasi : penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan yang keberapa, nomor jilid, tebal (jumlah halaman) buku tersebut.

     Bentuk susunan :
Daftar pustaka disusun menurut urutan alfabetis dan nama pengarangnya. Dengan maksud tersebut nama-nama pengarang harus dibalikkan susunannya : nama keluarga, nama kecil, lalu gelar-gelar bila ada. Jarak antara baris dengan baris adalah spasi rapat. Jarak antara pokok dengan pokok adalah spasi ganda. Tiap pokok disusun sejajar secara vertikal. 

     Contoh Daftar Pustaka :
Johan Wahyudi. 2009. Menjadi Cerpernis. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Johan Wahyudi dan Ilham Ahmad Husaini. 2009. Panduan Menjadi Juara. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Sukono, Catur, dkk. 2010. Desain Grafis. Jakarta: OK Publishing.

Kutipan :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/11/pengertian-daftar-pustaka-kutipan-dan-catatan-kaki-2/
http://media.kompasiana.com/buku/2011/01/22/bagaimanakah-menulis-daftar-pustaka-yang-benar/

Kuttipan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS